MARI
MENULIS KARYA ILMIAH BEBAS PLAGIAT
Grinda Alodia Falah
D-III Keperawatan Lawang Kelas IA
Saat ini, tindakan plagiarisme sering terjadi apalagi
plagiarisme karya ilmiah. Widyartono (2015), menyatakan “plagiasi merupakan
tindakan klaim sepihak terhadap teks dan nonteks karya orang lain yang diakui
sebagai karya sendiri”. Plagiarisme sering terjadi pada kalangan masyarakat
khususnya pada mahasiswa. Terdapat beberapa tipe plagiarisme. Soelistyo (2011) menyatakan bahwa plagiarisme
memilki beberapa tipe. Utorodewo
(2007) menyatakan bahwa yang tergolongkan plagiarisme adalah memakai tulisan
orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas bahwa teks disalin sama
dari tulisan lain dan memakai gagasan orang lain tidak memberikan anotasi yang
cukup tentang sumbernya. Sebagai
penerus generasi bangsa Indonesia, khususnya mahasiswa melakukan tindakan
plagiat adalah tindakan yang tidak baik. Banyak mahasiswa melakukan plagiat
karena berbagai alasan. Agar generasi muda bangsa Indonesia khususnya mahasiswa
terhindar dari tindakan plagiarisme, para generasi muda bangsa Indonesia harus
mengerti etika dan tata cara penulisan karya ilmiah dan artikel ilmiah yang
baik, benar, dan sesuai dengan kaidah.
Widyartono
(2018:18) menyatakan bahwa “tindakan plagiat dapat dihindari melalui pengolahan
informasi yang tepat”. Dapat diketahui bahwa pengolahan informasi yang tepat
dapat menghindari tindakan plagiat.
Widyartono (2015), menyatakan bahwa banyaknya
tindakan plagiarisme yang dilakukan di kalangan mahasiswa, mahasiswa dengan mudah mengakses informasi karena perkembangan teknologi dan komunikasi. Dapat
diketahui bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikai dapat mendorong
dan memotivasi mahasiswa melakukan tindakan plagiarisme. Motivasi merupakan
suatu energi yang berubah yang ditandai dengan munculnya perasaan dan didahului
oleh tanggapan terhadap tujuan (Sardirman, 2006)
Astin (1993:5) menyatakan bahwa “berkembangnya
tindak-tindak plagiarisme terutama di PT harus secepatnya diantisipasi karena
bertentangan dengan semangat perkembangan watak atau karakter (character development) civitas akademika
di dunia pendidikan”. Dapat diketahui bahwa tindakan plagiarisme perlu
diantisipasi dan diwaspadai karena akan berpengaruh pada dunia pendidikan. Mari
sebagai penerus generasi bangsa khusunya sebagai mahasiswa untuk tidak
melakukan tindakan plagiat.
Daftar
Rujukan
Astin,
A. 1993. Assesment for Excellent:
The Phylosophy and Practice of Assesment and Excellence in Higher Education.
USA: The Oryx Press.
Sardirman,
A.M. 2006. Interaksi & Motivasi
Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pres.
Soelistyo,
H. 2011. Plagiarisme: Pelanggaran Hak
Cipta dan Etika. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Utorodewo,
F. 2007. Bahasa Indonesia: Sebuah
Pengantar Penulisan Ilmiah. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI.
Widyartono,
D. 2015. Impelementasi pindai plagiasi
secara sambung jaring pada karya tulis ilmiah siswa SMA, (https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA),
diakses pada 11 Oktober 2018.
Widyartono,
D. 2015. Model pembelajaran menulis
kutipan berbasis blende learning,(https://www.researchgate.net/publication/320554079_MODEL_PEMBELAJARAN_MENULIS_KUTIPAN_BERBASIS_BLENDED_LEARNING),
diakses pada 11 Oktober 2018.
Widyartono,
D. 2015. Panduan Menulis Karya Ilmiah di
Perguruan Tinggi. Edisi Revisi Cetakan ke-4. Malang: Universitas Negeri
Malang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar