Kamis, 11 Oktober 2018


MARI MENULIS KARYA ILMIAH BEBAS PLAGIAT
Grinda Alodia Falah
D-III Keperawatan Lawang Kelas IA


                 Saat ini, tindakan plagiarisme sering terjadi apalagi plagiarisme karya ilmiah. Widyartono (2015), menyatakan “plagiasi merupakan tindakan klaim sepihak terhadap teks dan nonteks karya orang lain yang diakui sebagai karya sendiri”. Plagiarisme sering terjadi pada kalangan masyarakat khususnya pada mahasiswa. Terdapat beberapa tipe plagiarisme. Soelistyo (2011) menyatakan bahwa plagiarisme memilki beberapa tipe.                Utorodewo (2007) menyatakan bahwa yang tergolongkan plagiarisme adalah memakai tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas bahwa teks disalin sama dari tulisan lain dan memakai gagasan orang lain tidak memberikan anotasi yang cukup tentang sumbernya.                                                                                                  Sebagai penerus generasi bangsa Indonesia, khususnya mahasiswa melakukan tindakan plagiat adalah tindakan yang tidak baik. Banyak mahasiswa melakukan plagiat karena berbagai alasan. Agar generasi muda bangsa Indonesia khususnya mahasiswa terhindar dari tindakan plagiarisme, para generasi muda bangsa Indonesia harus mengerti etika dan tata cara penulisan karya ilmiah dan artikel ilmiah yang baik, benar, dan sesuai dengan kaidah.
         Widyartono (2018:18) menyatakan bahwa “tindakan plagiat dapat dihindari melalui pengolahan informasi yang tepat”. Dapat diketahui bahwa pengolahan informasi yang tepat dapat menghindari tindakan plagiat.       
         Widyartono (2015), menyatakan bahwa banyaknya tindakan plagiarisme yang dilakukan di kalangan mahasiswa, mahasiswa dengan mudah mengakses informasi karena perkembangan teknologi dan komunikasi. Dapat diketahui bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikai dapat mendorong dan memotivasi mahasiswa melakukan tindakan plagiarisme. Motivasi merupakan suatu energi yang berubah yang ditandai dengan munculnya perasaan dan didahului oleh tanggapan terhadap tujuan (Sardirman, 2006)             
               Astin (1993:5) menyatakan bahwa “berkembangnya tindak-tindak plagiarisme terutama di PT harus secepatnya diantisipasi karena bertentangan dengan semangat perkembangan watak atau karakter (character development) civitas akademika di dunia pendidikan”. Dapat diketahui bahwa tindakan plagiarisme perlu diantisipasi dan diwaspadai karena akan berpengaruh pada dunia pendidikan. Mari sebagai penerus generasi bangsa khusunya sebagai mahasiswa untuk tidak melakukan tindakan plagiat.


Daftar Rujukan
Astin, A. 1993. Assesment for Excellent: The Phylosophy and Practice of Assesment and Excellence in Higher Education. USA: The Oryx Press.
Sardirman, A.M. 2006. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pres.
Soelistyo, H. 2011. Plagiarisme: Pelanggaran Hak Cipta dan Etika. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Utorodewo, F. 2007. Bahasa Indonesia: Sebuah Pengantar Penulisan Ilmiah. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI.
Widyartono, D. 2015. Impelementasi pindai plagiasi secara sambung jaring pada karya tulis ilmiah siswa SMA, (https://www.researchgate.net/publication/320554874_IMPELEMENTASI_PINDAI_PLAGIASI_SECARA_SAMBUNG_JARING_PADA_KARYA_TULIS_ILMIAH_SISWA_SMA), diakses pada 11 Oktober 2018.
Widyartono, D. 2015. Model pembelajaran menulis kutipan berbasis blende learning,(https://www.researchgate.net/publication/320554079_MODEL_PEMBELAJARAN_MENULIS_KUTIPAN_BERBASIS_BLENDED_LEARNING), diakses pada 11 Oktober 2018.
Widyartono, D. 2015. Panduan Menulis Karya Ilmiah di Perguruan Tinggi. Edisi Revisi Cetakan ke-4. Malang: Universitas Negeri Malang.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar